David W Brown: Penerimaan Pemerintah Lebih Besar dalam Laporan EITI 2009

ilustrasi www.eiti.ekon.go.id
ilustrasi www.eiti.ekon.go.id

 

Jakarta (20/05) – Bulan Mei 2013 ini merupakan tenggat akhir bagi EITI Indonesia untuk menyerahkan laporannya ke EITI International. Laporan tersebut penting untuk menunjukkan keseriusan Indonesia dalam mendorong transparansi penerimaan di sektor minyak bumi, gas dan pertambangan. Setelah laporan disubmit, maka Indonesia tinggal menunggu untuk mendapatkan status negara yang “patuh” terhadap EITI.

David W Brown, Penasehat EITI Indonesia memberikan pandangannya terhadap laporan EITI 2009 kepada publik. Menurutnya, laporan terebut menunjukkan bahwa Indonesia memperoleh pendapatan yang besar dari sektor ini, yaitu USD 20,712 Milyar. “Ini merupakan jumlah yang cukup besar dari negara-negara EITI di dunia. Jumlah tersebut hanya dilampaui oleh Irak, Nigeria dan Norwegia” Jelasnya.

Menurut Brown, Indonesia merupakan salah satu negara yang memilki kompleksitas yang tinggi dalam pengelolaan sektor migas dan tambang. Karena semua diatur dalam latarbelakang desentralisasi. Meski demikian, EITI Indonesia telah berhasil merekonsiliasi antara laporan setoran perusahaan migas dan tambang dengan laporan penerimaan pemerintah dari sektor ini. Laporan kali ini mencakup 50 perusahaan Migas, 15 perusahaan mineral dan 53 perusahaan batubara.

 

Akan tetapi, Brown memberi catatan bahwa laporan EITI 2009 cukup unik. Jumlah penerimaan pemerintah ternyata lebih tinggi daripada laporan perusahaan. “Ini tentu menyimpang dari yang kita harapkan. Yaitu, perusahaan membayar lebih banyak dari yang diterima pemerintah” ulasnya. Misalnya, nilai lifting. Perusahaan dilaporkan membayar ke pemerintah USD 767 juta, sementara Direktorat Penerimaan Negara Bukan Pajak (BNBP) dilaporkan menerima USD 797 juta. “Dengan kata lain, pemerintah ingin mengatakan bahwa, secara keseluruhan, USD 29 Juta tidak dibayarkan operator” pungkasnya. [AH]

Informasi lebih lanjut: http://bit.ly/ZjtwCG

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty + 4 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>