Keterbukaan Kunci Cegah Korupsi di DPR

Jakarta,- Komisioner Komisi Informasi DKI Jakarta Farhan Basyarahil mengatakan, supaya meminimalisir korupsi di DPR, salah satu kuncinya adalah keterbukaan. Dia mengusulkan, setiap anggota DPR, baik DPRD maupun RI harus melaporkan kekayaannya setahun sekali.

Ia berpendapat seperti itu ketika menanggapi berita pada harian Kompas Rabu (13/8) yang menyebutkan sejak tahun 2005 sebanyak 3.169 anggota DPR terjerat kasus korupsi.

Keterbukaan itu, kata Farhan, pada  informasi rencana, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban yang dilakukan anggota DPR sehingga mereka bisa dipantau masyarakat. “Sebab asal-usul korupsi memang dimulai dengan ketertutupan informasi,” katanya kepada kebebasaninformasi.org, Rabu (13/8).

Ia menambahkan, fungsi DPR itu adalah pengawasan, pembuat peraturan, dan penganggaran. Menurut Farhan, fungsinya sebagai penganggaran ini yang memungkinkan mereka korupsi. Tapi kalau penganggaran ini dilakukan secara terbuka akan bisa dicegah.

Sayangnya, sambung dia, peraturan kita memang membolehkan anggaran itu diputusakan dalam sidang tertutup. “Seandainya anggaran terbuka semua, korupsi bisa dicegah,” pungkasnya. (AA)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × 4 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>