Transparency International Luncurkan Kajian Komparatif UU Rahasia Negara

Jakarta,-Transparency International (TI) meluncurkan kajian komparatif Undang-Undang (UU) rahasia negara yang dilakukan di 15 negara dan Uni Eropa. UU tersebut merupakan aturan yang menyeimbangkan antara keterbukaan informasi dengan keamanan nasional.

“UU rahasia negara harus sejalan dengan UU keterbukaan Informasi. Mekanismenya harus saling bersinergi,” kata peneliti TI, Adam Foldes, di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2014).

Menurut Adam, keterbukaan informasi memang merupakan hak setiap warga. Tapi, ada batasan informasi yang boleh dan tidak diketahui. “Informasi yang apabila diketahui (masyarakat) mengancam keamanan nasional. Ini yang harus dirahasiakan” ucap dia.

Batasan-batasan itulah yang kemudian perlu dituangkan dalam aturan UU. Dimana, klasifikasi informasi yang boleh dan tidak warga negara ketahui ada ketentuannya. “Sehingga masyarakat juga berhak tahu mana akses informasi yang sesuai atau tidak,” tutur Adam.

Dia pun berharap, kedepannya Indonesia yang mengedepankan keterbukaan informasi akan menerapkan kebijakan aturan yang menyeimbangkan berkaitan dengan keamanan nasional.

“Tidak sulit untuk memperoleh keseimbangan. Aturan hukum yang baik akan memberi banyak keuntungan,” tutup Adam. (metrotvnews.com/AA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 − three =