UKP
VIVAnews – Open Budget Index (OBI) atau Indeks Keterbukaan Anggaran 2012 yang dibuat oleh International Budget Partnership menunjukkan bahwa Indonesia meraih posisi teratas di kawasan Asia Tenggara dalam indeks keterbukaan anggaran kepada publik.
Setelah mendapat peringkat pertama negara di Asia Tenggara dalam memberikan akses informasi anggaran kepada publik, saat ini Indonesia terus berkomitmen meningkatkan akses informasi mengenai kinerja dan anggaran pemerintah kepada publik.
Menurut Deputi IV Pengelolaan Isu Strategis dan Hubungan Internasional Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Tara Hidayat, Presiden menginstruksikan untuk lebih meningkatkan transparansi anggaran dan penyerapannya.
“Wujud keterbukaan itu dari harus dilakukan dari pusat hingga daerah, online sampai off line, dan melalui Inpres serta non Inpres,” kata dia kepada VIVAnewsdi Jakarta, Minggu malam, 3 Februari 2013.
Ia menambahkan, saat ini, Indonesia sudah masuk dalam bagian dari Program Open Government Indonesia (OGI), yaitu sebuah organisasi global yang mengatur tata kelola anggaran pemerintah. “OGI sudah di-launching pada Januari 2012. Ada delapan negara yang mendirikan dan sudah 58 negara anggota,” ujar Tara.
Saat ini, menurut Tara, kinerja pemerintah daerah dalam transparasi anggaran juga telah meningkat. Dari data UKP4, sudah ada 18 provinsi yang sudah mempublikasikan anggaran dan kinerjanya. “Sekarang pemerintah kabupaten dan pemerintah kota baru akan kami dorong untuk mempublikasikan kinerja dan anggarannya,” jelasnya.
http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/387450-ukp4–baru-18-provinsi-publikasikan-anggaran