KI Babel Terima Laporan Hasil Penelitian Tim BPPKI Kemenkominfo

kid-babel_20161117_214127

BANGKA — Komisi Informasi (KI) Provinsi Bangka Belitung (Babel) menerima rombongan Tim Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI), Kamis (17/11/2016). Ketua KI Babel Rikky Fermana beserta staf menyambut tim peneliti BPPKI Kemenkominfo RI yang dipimpin oleh Felix Tawaang.

Dalam kesempatan tersebut, Felix Tawaang menyampaikan hasil laporan penelitiannya terkait aspirasi dan eksistensi publik terhadap keberadaan KI Babel.

Felix juga memberikan saran dan rekomendasi untuk segera dibentuknya badan pengawasan KI Babel. Menurutnya, hal itu sesuai amanat Undang-undang (UU) Keterbukaan Informasi Publik (KlP) Nomor 14 Tahun 2016 dengan maksud agar kinerja KI Babel lebih baik dalam menjalankan tupoksi hakim sengketa informasi.

Di samping itu, ini juga terkait otonomi khusus dalam anggaran sehingga program-program yang bersentuhan dengan publik seperti kegiatan advokasi dan sosialisasi ke badan publik dan masyarakat/publik dapat dilakukan maksimal.

“Semoga hasil penelitian ini dapat berguna dan bermanfaat bagi KI Babel dalam membangun kepercayaan publik dalam mendorong keterbukaan informasi publik untuk kesejahteraan masyarakat dan partisipasi aktif masyarakat dalam menggunakan haknya memperoleh informasi,” kata Felix.

Ia menerangkan, selain kepada KI Babel, hasil laporan peneiltian ini juga disampaikan kepada Dinas Kominfo Babel,Gubernur dan DPRD Babel.

Rikky Fermana menyambut baik masukan dan saran hasil laporan penelitian dari Tim BPPKI Kemenkominfo RI ini. “KI Babel berterima kasih kepada Tim Penelitian BPPKI Kemenkominfo RI yang telah melakukan penelitian terhadap eksistensi dan kinerja KI Babel dan masukan saran yang disampaikan kepada kami. Ini menjadi pemacu motivasi untuk para komisioner KI Babel berkerja lebih baik lagi,” kata Rikky.

“Semoga dapat diimplementasi secara baik dan benar dalam menjalankan tugasnya melayani dan memproses sengketa informasi yang diajukan oleh publik,” harap Felix.

Sumber: bangka.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four + 10 =